Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumat, 04 Juli 2014

Kesan dan Pesan di Diploma IPB



   Menjadi mahasiswa baru di Diploma IPB dan masuk ke jurusan yang termasuk jurusan terbaik di diploma sungguhlah membanggakan dan menjadi bagian dari angakatan 51 yang bernama Kreator Peradaban yang semoga menjadi angkatan yang mempuyai solideritas yang tinggi. Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi adalah satu satunya program keahlian di Diploma IPB yang memiliki akreditasi A, dengan tingkat kedisiplinan yang sangat tinggi dan menuntut kesempurnaan dari tiap-tiap mahasiswa-mahasiswinya membuat saya menjadi lebih bangga lagi.
          Rasa gelisah melanda saat menunggu pengumuman kelulusan dari IPB yang dikirim melalui Kantor Pos, dan sangatlah gembira saat saya tahu bahwa dari asal MA saya hanya saya dan “teman dekat” saya sajalah yang diterima di Diploma IPB.      
Awalnya kebingungan pun melanda setelah pengumuman PPKB UI dimana saya diterima dijurusan Kimia UI, tetapi tak tahu kenapa hati saya mengatakan lebih suka untuk menjalani studi di Program Gizi karena menurut saya akan senang apabila belajar dan bekerja dengan ruang lingkup yang kita sukai dan selalu berada di sekitar kita, yaitu makanan.
Datang ke kampus tercinta guna menjalani proses daftar ulang, dari Bekasi saya pagi-pagi buta ke terminal naik bus sendirian menuju Bogor. Akhirnya sampailah di Bogor dan melewati proses demi proses yang cukup menguras waktu dan tenaga. Namun almamater di badan dan dengan Kartu Tanda Mahasiswa Sementara di tangan menguatkan saya.
Saya adalah anak bungsu dari dua bersaudara, kakak saya perempuan, dan dulu pernah berkuliah di Bandung. Orang tua kami pada awalnya sangat tidak menghendaki kami berkuliah di luar Bekasi dikarenakan kekhawatirannya yang cukup besar kepada kedua anak gadisnya.
Apalagi kepada saya, menurut mereka saya belum bisa dilepas sendirian seperti kakak saya, saya masih tekedor tidak apik, dan terkadang malas. Namun, apa mau dikata orang tua harus tetap membiarkan saya merantau di daerah prang demi menuju dan menata masa depan saya menjadi yang terbaik dan yang saya dambakan.
          Menjalani matrikulasi di bulan puasa ini awalnya saya rasa akan berat, namun InsyaAllah semuanya akan berjalan lancar. Dalam satu minggu saya hanya mendapat jadwal pada hari selasa, kamis, jumat, dan sabtu. Apabila masih ada waktu luang yang memungkinkan saya untuk pulang, saya akan pulang.
          Tanggal 30 Juni, hari pertama Matrikulasi dan datang ke kampus dengan menggunakan seragam Program Keahlian Gizi yang abadi, yaitu hitam putih. Saya datang ke GG.Dapur yang pada awalnya saya kira akan mendapat sambutan atau kata-kata awal dari Ibu Vera yang kalau mendengar cerita dari para senior di PK Gizi merupakan dosen yang sangat disiplin, dan sangat berperan dalam menjaga mutu dan kualitas PK Gizi di diploma ini.
          Ternyata saya hanya mengukur baju seragam, dan diberikan modul, lalu pulang. Setelah yang sudah saya lalui, masuk ke kelas, bertemu dengan dosen, teman-teman, kakak senior, dan tidur di kosan sendirian masih menjadi hal yang baru dalam hiudp saya dan masih berjalan dengan lancar dan semoga akan seterusnya seperi itu....:)
          Namun kesulitan awal yang saya miliki adalah banyaknya yang harus saya biasakan yang biasanya yang tidak pernah saya lakukan atau saya rasakan. Namun semua ini adalah proses, dan saya yakin yang saya lakukan akan berbuah sesuatu pada disuatu saat nnti, dan semoga itu yang terbaik, untuk saya dan semua orang yang saya sayangi.
         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar